<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157</id><updated>2012-01-14T06:42:23.594+07:00</updated><title type='text'>KISAH PENYEJUK HATI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-3357296854770298578</id><published>2011-06-04T22:05:00.001+07:00</published><updated>2011-06-04T22:06:45.632+07:00</updated><title type='text'>DOSA YANG LEBIH HEBAT DARI BERZINA</title><content type='html'>Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa IA berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping Dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala IA berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.” “Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa as terkejut. “Saya takut mengatakannya.” jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa. Maka perempuan itu pun terpatah bercerita, “Saya ……telah berzina.” Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu meneruskan, “Dari perzinaan itu saya pun……lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya……. Cekik lehernya sampai……tewas”, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang IA menghardik,” Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”…teriak Nabi Musa sambil memalingkan Mata karena jijik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit Dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan IA tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina Dan pembunuh itu?” Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betulkah Ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?” “Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran. “Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja Dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina. Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja Dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib Dan tidak perlu atas dirinya. Berarti IA seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur Dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat Dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya Dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH &gt; Abdurrahman Arroisy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi Dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah. Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian IA mengqadanya, maka IA akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 Hari, sedangkan satu Hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia. Demikianlah kisah Nabi Musa Dan wanita pezina Dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi Kita Dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : catatan facebook Dari : M Sapta Hendra Sutopo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-3357296854770298578?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/3357296854770298578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/dosa-yang-lebih-hebat-dari-berzina.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/3357296854770298578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/3357296854770298578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/dosa-yang-lebih-hebat-dari-berzina.html' title='DOSA YANG LEBIH HEBAT DARI BERZINA'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-5651883732922947426</id><published>2011-06-04T22:00:00.001+07:00</published><updated>2011-06-04T22:02:08.750+07:00</updated><title type='text'>Jawaban sederhana penuh makna</title><content type='html'>Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik – rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,...terdengar suara tek...tekk.. .tek...suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau&lt;br /&gt;bakso ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mauuuuuuuuu. .", secara serempak dan kompak anak - anak asuhku&lt;br /&gt;menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya&lt;br /&gt;membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan ? Barangkali ada tujuan ?" "Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita – cita penyempurnaan iman ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudnya.. .?", saya melanjutkan bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari - hari Emang dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus&lt;br /&gt;menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku sangat...........sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : "Iya memang bagus...,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang&lt;br /&gt;mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya....".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab, " Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi "mampu" adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masya Allah..., sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :  artikel Indoquran&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-5651883732922947426?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/5651883732922947426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/jawaban-sederhana-penuh-makna.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/5651883732922947426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/5651883732922947426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/jawaban-sederhana-penuh-makna.html' title='Jawaban sederhana penuh makna'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-1225943387492630354</id><published>2011-06-04T21:58:00.002+07:00</published><updated>2011-06-04T21:58:36.256+07:00</updated><title type='text'>KISAH SEORANG LELAKI YANG GEMAR MEMBACA AL QUR'AN</title><content type='html'>Di saat aku berada di ruang mayat, seorang pemuda datang dengan tergopoh-gopoh. Ia berkata, "Ya Doktor Khalid semoga Allah memberimu kebaikan- ayahku sedang sekarat, coba anda talqinkan kepadanya dua kalimat syahadat." Aku katakan, "Saya rasa kalian anak-anaknya lebih berhak mentalqinnya dari padaku dan lebih memiliki rasa iba lebih dalam dari padaku semoga Allah memberkahi kalian." Pemuda itu terus mendesakku dan ia katakan bahwa ini sudah kesepakatan dan keinginan semua saudara-saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku pergi bersamanya, lantas apa yang aku lihat? Seorang laki-laki sedang terbujur kaku, detak jantungnya lemah, paru-parunya terhenti dan dalam keadaan tidak sadar. Dia sedang sekarat. Tekanan darahnya sangat rendah, demikian pula denyut nadinya. Aku katakan, "Ya fulan... ucapkan Asyhadu alla ilaha illallah." Lalu ia mengangkat jarinya seraya mengucapkan syahadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, ketika ia mengucapkan syahadat tersebut tekanan darahnya naik dari 130 sampai dengan 140 dan denyut jantungnya naik dari 100 sampai dengan 110, sampai-sampai seorang perawat merasa terkejut, cemas dan kagum dengan apa yang terjadi. Aku selalu mengingatkan perawat tersebut tentang kejadian tadi. Aku katakan ini adalah hujah atasmu... dan akan menjadi hujjahmu jika kamu masuk ke dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian lelaki tersebut menoleh ke anak-anaknya yang shalih dan merupakan contoh anak-anak yang berbakti dan menjaga ayahnya. Mereka bergantian menjaga sang ayah malam dan siang dengan membagi enam hari sesuai dengan jumlah mereka –semoga Allah memberi mereka taufik dan memperbaiki keadaan si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku katakan kepada mereka, "Bacakanlah al-Qurqan untuknya!" lalu mereka melaksanakannya –semoga Allah memberi mereka kebaikan-. Demikianlah kondisi si ayah selama tiga hari dengan tekanan darah 130-140 dan anak-anak terus membacakan al-Qurqan untuknya pagi dan malam. Lalu si ayah pun meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tanyakan kepada anak-anaknya, "Apakah ayah kalian gemar membaca al-Qurqan?" Mereka jawab bahwa ia mengkhatamkan al-Qurqan seminggu sekali dan terkadang lebih dari sekali. Semoga Allah merahmatinya dan mengumpulkan kita semua di kampung yang mulia (surga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah riwayat shahih dari Abu Mushqab (semoga Allah memberi husnul khatimah kepadanya, kepada orang tuanya dan kepada kaum muslim) bahwa ia berkata,&lt;br /&gt;"Ahlul Qurqan adalah Ahlullah dan orang-orang pilihan-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBER: Serial Kisah Teladan, Muhammad Shalih al-Qahthani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-1225943387492630354?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/1225943387492630354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/kisah-seorang-lelaki-yang-gemar-membaca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/1225943387492630354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/1225943387492630354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/kisah-seorang-lelaki-yang-gemar-membaca.html' title='KISAH SEORANG LELAKI YANG GEMAR MEMBACA AL QUR&apos;AN'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-3047613675713068437</id><published>2011-06-04T21:55:00.002+07:00</published><updated>2011-06-04T21:55:59.156+07:00</updated><title type='text'>Membeli Tiket Pesawat Dengan Shalat Tahajud</title><content type='html'>Wajahnya tampakberseri, hatinya diliputi kebahagiaan. Apa yang selama ini ia harapkan kini telah tercapai. Tak terhingga rasa syukurnya pada Allah ta`ala, yang telah mengabulkan doa-doa yang ia panjatkan di keheningan malam, di saat manusia terlelap tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bertambah yakin pada janji-janji Allah. Ia semakin mantap dalam keimanannya. Amal solehnya bertambah giat dan doa-doanya semakin panjang dan khusyuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sekian tahun ia hidup di negeri para Nabi ini, dalam pengembaraannya mencari ilmu. Berbagai manis-asam garam kehidupan telah ia rasakan. Pahit dan getirnya telah ia lalui. Namun ia selalu tampak tabah dan gagah. Tak tergores kegundahan di wajahnya dan tak berbekas kegelisahan di sinar matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya acap kali bertemu dengannya dalam beberapa kesempatan. Setiap kali berjumpa, wajahnya seakan tak pernah jemu tersenyum pada semua orang. Semangat hidupnya seolah tak pernah padam. Saya salut dengan Ust. Abu Anshar-nama samaran- yang telah dikarunia dua orang anak laki-laki ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, selepas shalat ashar, seorang sahabatnya Ust. Hamdani-nama samaran- memberitahukan kepada saya bahwa Ust. Abu Anshar saat ini tengah berada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada kisah yang sangat menarik dan mengandung banyak pelajaran dari kepulangan ust. Abu Anshar,” cerita ust. Hamdani kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa hal yang menarik itu Ustadz?” Tanya saya penuh penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ust. Hamdani mulai bercerita, “Hari itu ust. Abu Anshar datang ke rumah saya. Ia bercerita, bahwa akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini untuk menjenguk keluarganya yang tertimpa musibah gempa di kampung halaman. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pulang bukan karena banyak uang, tapi alhamdulillah ada rezki dari Allah”, kata ust. Abu Anshar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun jadi penasaraan, “Bagaimana rezki itu datang Ustaz?” Tanya saya padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah Ust. Abu Anshar bercerita pada saya, “Begini, beberapa hari yang lalu, saat saya shalat isya di mesjid dekat rumah saya, seorang laki-laki dari Arab Saudi yang tengah transit di Mesir menghampiri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu`alaikum, kamu orang Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wa`alaikum salam, iya, betul..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tinggal dimana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tinggal dekat dari sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sering shalat ke mesjid?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, saya selalu berusaha untuk shalat di mesjid lima waktu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagus sekali jika begitu, semoga tetap istiqamah ya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amin”, jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia bertanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oiya, di Indonesia kamu tinggal di mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tinggal di Sumatera.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, saya dengar Sumatera terkena musibah gempa beberapa waktu yang lalu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana dengan keluarga kamu, adakah yang menjadi korban?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulillah keluarga selamat, hanya saja rumah salah seorang keluarga kami hancur..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Innalillahi wainna ilaihi raji`un..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa kamu tidak pulang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya diminta pulang oleh keluarga, tapi, belum ada rezki..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh begitu..Sabar ya, semoga Allah bantu dan berikan kemudahan..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, setelah sedikit ngobrol agar saling kenal. ia meminta izin untuk pergi, sebelum pergi ia memberi dua orang anak saya yang ikut shalat bersama saya, uang Le 10 (lebih kurang 17.000,-).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya saya kembali bertemu dengannya ketika shalat subuh di mesjid. Usai shalat ia mendatangi saya. Sambil mengeluarkan amplop yang ia keluarkan dari sakunya ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saudaraku, ini ada sedikit rezki untuk kamu dari saya. Mudah-mudahan bisa membantu kesulitan yang kamu dapatkan saat ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bingung dan heran. Saya berusaha untuk menolak. Tapi, ia tetap memaksakan juga. Akhirnya, ia memasukkan amplop itu ke dalam saku baju saya. Hati saya masih berdebar. Belum selesai hati dan pikiran saya dari tanda tanya. Ia memohon izin untuk pergi. Saya pun tak lupa untuk berterima kasih padanya, dan mendoakan semoga Allah membalas kebaikannya. Saya juga tak lupa meminta nomer hpnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ia keluar dari mesjid. Rasa penasaran yang sejak tadi meliputi hati saya ingin saya tumpahkan. Amplop itu saya buka perlahan, saya ingin tahu apa isinya. Jantung saya masih berdebar-debar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata.. di dalam amplop putih itu ada uang USD 700 (senilai lebih kurang 7 juta rupiah). Saya kaget. Apa saya tidak salah lihat. Atau mungkin salah hitung. Saya teliti kembali. Iya ternyata benar, saya tidak salah hitung. Saya lansung bersujud syukur di hadapan Allah. Tanpa terasa pipi saya basah. Air mata saya mengalir deras. Saya terharu. Allah telah mengabulkan doa-doa panjang yang saya panjatkan di penghujung malam selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bergegas pulang ke rumah menemui istri . Setiba di rumah, saya katakan pada istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Umi, ayo sujud syukur!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri saya menjadi heran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa Bi, ada apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nanti abi bilang, sekarang Umi sujud syukur dulu, ntar Abi ceritain..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya istri saya sujud syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya ceritakan lah apa yang terjadi barusan di mesjid. Dan saya keluarkan uang itu dari amplopnya. Istri saya tak sanggup menahan rasa haru dan bahagia di hatinya..Ia kembali bersujud syukur pada Allah, sujud yang panjang dan penuh kepasrahan dan tak terasah pipinya basah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kisah yang saya alami. Sehingga saya bisa pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini” kata ust. Abu Anshar menutup ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita beliau saya ikut terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya bertanya pada Ust. Abu Anshar, “Kalau boleh saya tahu, apa rahasianya sampai ustaz dapat rezki dari arah yang tak terduga tersebut?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau hanya senyum, “Semuanya sudah diatur Allah..” jawab beliau singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, saya ngerti, tapi saya ingin tahu, apa yang selama ini ust. Abu Anshar lakukan, maksud saya , amalan yang dirutinkan..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebenarnya berat untuk saya katakan, tapi mudah-mudahan ada faedah dan pelajaran yang bisa diambil darinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selama ini, setiap malam, saya selalu berusaha untuk shalat tahajud. Dan di saat keheningan malam itu saya berdoa dengan pipi yang selalu basah, karena derasnya air mata saya mengalir. Saya hanyut dalam untaian doa yang panjang, meminta pada Allah, agar memberikan saya jalan keluar dan membuka pintu rezki untuk bisa pulang ke Indonesia menjenguk keluarga saya yang tertimpa musibah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hampir setiap hari ditelpon keluarga, diminta pulang. Tapi selalu saya jawab, “Saya tidak punya uang untuk pulang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bingung harus meminta tolong pada siapa. Lama saya berpikir dan merenung, namun saya tak kunjung mendapatkan uang. Akhirnya, saya mengadu pada Allah. iya.. Hanya Allah tempat saya mengadu saat itu. Tak ada lagi tempat bagi saya meminta tolong dan menaruh pengharapan. Hanya Allah saat itu bagi saya yang bisa menolong saya dengan cara-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pasrah sepenuhnya pada Allah, pada Tuhan yang telah menciptakan saya. Saya sangat yakin, hanya Allah yang bisa menolong saya dalam keadaan yang sulit ini. Sungguh, makhluk tak bisa berbuat apapun jika Allah tak menghendaki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sehingga akhirnya, Allah menunjukkan jalan keluarnya. Alhamdulillah atas nikmat yang besar ini. Saya merasa, seolah-olah laki-laki dari Arab Saudi yang tengah transit itu sengaja dikirim Allah ke Mesir untuk mengantarkan rezki pada saya. Allah sudah mengatur semua ini. Bahkan tatkala saya mencoba menelponnya agar bertemu dengannya pada pagi hari itu juga, ia mengatakan bahwa sudah berada di bandara untuk kembali melanjutkan perjalanan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begitulah kisah Ust. Abu Anshar yang mengharukan dan penuh makna itu”, ucap Ust. Hamdani menyudahi ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang mendengar cerita itu dari ust. Hamdani juga merasa takjub dan ikut terharu. Sejaka saat itu Saya semakin yakin pada Allah. Saya akan memanjatkan berbagai permintaan pada Allah. Allah maha mendengar, maha tahu dengan kesulitan kita, maha melihat apa yang tengah menimpa dan kita rasakan. Ia mendengar rintihan suara kita, jerit tangis kita, doa-doa kita di penghujung malam. Ia tidak tidur dan tidak mengantuk. Ia selalu mengawasi dan mengatur alam semesta. Subhanallah, segala puji hanyalah bagi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kokohnya kepasrahan dan keyakinan ust. Abu Anshar mengingatkan saya pada firman Allah dalam kitab-Nya yang mulia, Allah berfirman, “…Dan barangsiapa yang berserah diri pada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya…” (QS at-Thalaq[65]: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga teringat dengan firman Allah Swt dalam kitab-Nya yang mulia, Allah berfirman : “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenakan bagimu.” (QS al-Mukmin[40] : 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Allah berfirman, “Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya dan menghilangkan kesusahan…” (QS an-Naml[27]: 62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir ra., berkata : Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya pada setiap malam ada satu saat, dimana tidaklah seorang muslim berdoa pada saat itu untuk kebaikan usrusan di dunia dan akhiratnya. melainkan Allah akan kabulkan permohonannya tersebut. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Cerita ini saya dengarkan lansung dalam sebuah pertemuan singkat, dari ust. Hamdani. Kisah ini adalah kisah nyata. Dan beberapa ilustrasi saya tambahkan untuk menjadikan ceritanya mengalir. Tapi, saya tidak merubah inti kisah nyatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber) : Bertahajudlah. blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-3047613675713068437?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/3047613675713068437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/membeli-tiket-pesawat-dengan-shalat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/3047613675713068437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/3047613675713068437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/membeli-tiket-pesawat-dengan-shalat.html' title='Membeli Tiket Pesawat Dengan Shalat Tahajud'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-55645662848001416</id><published>2011-06-04T21:48:00.001+07:00</published><updated>2011-06-04T21:50:01.055+07:00</updated><title type='text'>Rahasia laki-laki Penghuni surga</title><content type='html'>Salah satu amalan yang harus diamalkan umat Islam adalah menjauhi sifat iri hati, dengki dan hasad. Menjauhi sifat-sifat yang bagaikan  virus itu, merupakan bagian dari sikap yang harus dilakukan umat Islam. Sebab hal itu bukan saja merugikan bagi yang menjadi sasaran dengki dan hasad, tetapi juga merugikan diri orang itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kisah tentang tingkah laku seorang sahabat sahabat  yang oleh Nabi Muhammad saw dijamin bakal menjadi penghuni surga yang kekal. Kisahnya demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pada suatu ketika duduk bersama sahabat. Saat itu lewatlah sahabat lain. Sahabat itu tidak menonjol, biasa saja,. Tetapi kepada para sahabat yang lain, Nabi berkata tentang sahabat yang satu ini. “Dia adalah seorang lelaki calon penghuni surga,” kata beliau sambil menunjuk lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu, Abdullah bin Umar menjadi penasaran. Ia berupaya mengetahui rahasia kehidupan orang yang dipastikan oleh Nabi sebagai penghuni surga itu. “Apa amalan lelaki Anshar ini, dan apa pula kelebihannhya,” kata Abdulah dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyelidiki orang tersebut, Abdullah bin Umar pun meminta diperbolehkan tinggal selama beberapa hari di rumah sahabat yang dikatakan Nabi calon penghuni surga itu. “Jika tidak keberatan, aku ingin tinggal bersamamu untuk beberapa hari saja,” katanya. “Ada apa dengan kamu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku baru saja bertengkar dengan ayahku. Dan aku bersumpah tidak ingin bertemu dengannya selam tiga hari ini,” kata Abdullah berbohong. “Boleh, silahkan kapan saja dan berapa lama pun bisa,” kata sahabat itu dengan ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tiga hari itu, diamatinya tingkah laku dan tindak tanduk sahabat itu dalam kehidupan sehari-harinya. Namun, setelah beberapa hari tinggal beberapa hari di rumah sahabat itu, Abdullah tidak menyaksikan kelebihan amalan atas sahabat itu. Ia menyaksikan kehidupan bakal penghuni surga itu biasa-biasa saja, amalan shalatnya pun biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hendak pamit, Abdullah terpaksa “membuka kartu” dan bertanya kepada tuan rumah bakal penghuni surga itu. “Saudaraku, sebenarnya aku tidak apa-apa dengan ayahku,” kata Abdullah. “Lalu ada apa kau tidur di rumahku?” tanya lelaki Anshar itu. “Beberapa hari yang lalu, ketika kami sedang berkumpul dengan Nabi di masjid, beliau mengatakan bahwa sebentar lagi akan ada orang Anshar calon penghuni surga masuk ke masjid itu. Dan laki-laki Anshar yang disebut-sebut Rasulullah itu adalah kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, benarkah begitu?” kata lelaki Anshar itu merendahkan diri. “Benar, Nabi berkata begitu. Cuma kini kami ingin tahu, apa sebenarnya amalan tuan sehingga Rasulullah memastikan tuan akan masuk surga?” tanya Abdullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, jadi selama ini kamu menyelidiki aku ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya,” katanya terus terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak ada amalan khusus yang aku amalkan. Beginililah kehidupan saya sehari-hari sebagaimana yang anda saksikan sendiri beberapa hari di sini.” Kata sahabat Anshar itu. Mendengar jawaban itu, Abdullah semakin penasaran. “Tetapi masih ada sesuatu yang anda rahasiakan kepadaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya orang bakal penghuni surga itu juga ikut ”membuka kartu” dan mengungkapkan apa adanya. “Sesungguhnya yang aku amalkan dari ajaran Nabi adalah biasa saja. Aku berusaha sekuat tenaga tidak akan melakukan perbuatan yang merugikan sesama kaum Muslimin. Aku berusaha selalu berusaha membersihkan hatiku dengan tidak pernah memiliki sifat iri hati serta menaruh rasa dengki dan hasad kepada orang lain sepanjang hidupku. Apalagi hasad terhadap kenikmatan yang diterima orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanya itu?” tanya Abdullah. “Ya,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pengakuan jujur lelaki itu, Abdullah bin Umar semakin takjub mendengarnya. Secara lahiriah, amalan lelaki Anshar itu tak terlalu istimewa. Tetai secara rohaniah, amalan itu sungguh luar biasa. Bukankah memang banyak orang yang mampu menunaikan shalat tetapi tak mampu menjaga hatinya dari rasairi, dengki, hasad dan prasangka buruk kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Subhanallah, rupanya inilah amalan utama yang telah menjadikan dirimu mendapat kemuliaan di surga,” kata Abdullah di dalam hati sambil berpamitan meninggalkan rumah lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah rahasia yang ditemukan Abdullah bin Umar pada sahabat itu, sehingga ia mendapat jaminan Rasulullah akan menjadi penghuni surga. Kuncinya tidak iri hati, hasad, dan dengki kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan shalat sebanyak apapun tidak akan berguna jika di dalam hati orang itu masih terdapat sifat dengki dan iri hati. Orang yang terpuji di sisi Allah adalah orang yang menjalankan shalat dengan ikhlas dan menjauhi sifat dengki dan hasad seperti sahabat itu.**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Ahmad Yulianto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-55645662848001416?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/55645662848001416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/rahasia-laki-laki-penghuni-surga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/55645662848001416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/55645662848001416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2011/06/rahasia-laki-laki-penghuni-surga.html' title='Rahasia laki-laki Penghuni surga'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-4203711788031774498</id><published>2009-08-02T17:13:00.004+07:00</published><updated>2009-08-02T17:59:47.518+07:00</updated><title type='text'>WASILAH DENGAN AMAL SHALEH</title><content type='html'>Pada Zaman dahulu sebelum diutusnya nabi Muhammad SAW ada tiga orang berjalan-jalan hingga terpaksa bermalam disebuah gua. Ketika mereka berada di gua ada sebuah batu besar jatuh dari atas bukit dan menutupi pintu gua hingga mereka tidak dapat keluar. Mereka Berkata : Kita tidak bisa keluar dari gua ini melainkan bila kita bertawassul kepada Allah Ta'ala dengan amal yang paling istimewa yang pernah kita kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian salah seorang diantara mereka berdo'a : Ya Allah, kami mempunyai ayah dan ibu yang telah lanjut usia. Kami tidak biasa memberi minum susu kepada siapapun sebelum keduanya minum terlebih dahulu, termasuk keluarga dan pelayan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari kami terlalu jauh ke dalam mencari kayu bakar hingga malam hari baru pulang. Sesampainya dirumah kami langsung memerah susu untuk ayah dan ibu, ternyata keduanya telah tidur. Kami segan membangunkan keduanya, dan kami juga tidak akan memberikan minuman kepada siapapuun sebelum kedua orang tua kami yang meminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kami memegang minuman itu untuk menunggu ayah dan ibu kami bangun hingga terbit fajar. Kemudian keduanya telah bangun, lalu kami memberikan minuman kepada keduanya. Padahal malam itu anak kami merengek-rengek didekat kaki ku meminta minum tetapi kami tidak meladeninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit dan mereka belum dapat keluar dari gua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kedua berdo'a: Ya Allah kami pernah jatuh cinta kepada anak gadis paman kami, kami ingin sekali tidur bersamanya tetapi ia selalu menolak. Pada suatu hari ia menderita kelaparan, lalu datang kepada kami untuk meminta bantuan makanan. Maka kami berikan kepadanya uang sebesar 120 dinar dengan syarat mau kami ajak tidur, lalu ia menerima syarat itu. Kami membawa nya ke suatu tempat, dan kami melakukan apa saja yang ingin kami lakukan. Maka ketika kami telah duduk diatas kedua kakinya, tiba-tiba ia berkata: Takutlah kamu kepada Allah, dan jangan dipecahkan selaput ini melainkan dengan cara yang halal. Maka kami terus pergi meninggalkan gadis itu. Padahal kami sangat menginginkan nya, dan kami tinggalkan juga emas yang telah kami berikan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Lalu batu itu bergeser sedikit, tetapi mereka belum juga dapat keluar dari gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian orang yang ketiga berdo'a: Ya Allah kami adalah seorang majikan yang punya banyak buruh. Pada suatu hari ketika kami membagikan upah pada mereka, tiba-tiba ada seorang buruh yang pergi tanpa mengambil upah nya dan tidak kembali lagi esok nya hingga tidak ketahuan beritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka upahnya kami kembangkan hingga banyak, beberapa tahun kemudian ia datang kepada kami, lalu ia berkata : Tuan saya mau mengambil upah saya yang dulu belum saya ambil pada tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjawab : Semua kekayaan yang ada didepan matamu itu yang berupa unta, sapi, kambing berikut pengembalanya itu adalah milik mu. Ia pun berkata seperti tidak percaya: Tuan jangan mengejek saya. Saya menjawab : Sedikitpun tidak mengejekmu dan ini benar adanya. Kemudian ia membawa semua harta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jika kami melakukan hal itu semata-mata hanya mencari ridla Mu, maka lepaskanlah kami dari bencana ini. Maka batu itu bergeser dari mulut gua, terbuka lebar hingga mereka bertiga dapat keluar dari gua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kisah ini diambil dari hadits nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abi Abdurohman Abdullah Ibnu Umar ra.&lt;br /&gt;- Amal Shaleh bisa dijadikan wasilah dalam berdo'a.&lt;br /&gt;- Pentingnya Ikhlas dalam beramal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-4203711788031774498?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/4203711788031774498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/08/wasilah-dengan-amal-shaleh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4203711788031774498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4203711788031774498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/08/wasilah-dengan-amal-shaleh.html' title='WASILAH DENGAN AMAL SHALEH'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-611128083548386</id><published>2009-07-21T16:37:00.000+07:00</published><updated>2009-07-21T17:08:19.473+07:00</updated><title type='text'>KEUTAMAAN ZIKIR KEPADA ALLAH</title><content type='html'>Allah Ta'ala mempunyai Malaikat-malaikat yang berkeliling di jalan-jalan untuk mencari orang-orang yang berzikir, maka apabila mereka menjumpai kaum yang sedang berzikir kepada Allah Azza Wa Jalla, lalu mereka memanggil kepada teman-teman nya: kemarilah disini terdapat apa yang kalian cari! lalu para malaikat itu mengerumuni mereka dengan sayap-sayapnya sampai kelangit dunia. Maka Tuhan bertanya pada para malaikat, padahal Ia lebih mengetahui : Apakah yang dikatakan oleh hamba-hambaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat menjawab: Mereka mensucikan engkau, Membesarkan engkau, Memuji engkau. &lt;br /&gt;Tuhan bertanya: Adakah mereka melihat aku?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab : Demi Allah mereka tidak melihat engkau.&lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Bagaimana seandainya mereka melihat aku?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab :  Tentu mereka lebih giat menyembah engkau ya Allah, lebih memulyakan engkau dan lebih banyak mensucikan engkau.&lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Apa yang mereka minta?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab : Mereka memnita sorga kepada Engkau.&lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Adakah mereka melihat sorga?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab: Tidak Ya Allah.&lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Bagaimana seandainya mereka melihatnya?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab :  Tentu mereka lebih semangat untuk memperolehnya.&lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Dari apa mereka meminta perlindungan?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab :  Mereka minta perlindungan dari Neraka &lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Apakah mereka dapat melihat neraka?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab : Tidak mereka tidak dapat melihatnya.&lt;br /&gt;Tuhan bertanya : Bagaimana bila mereka dapat melihatnya?&lt;br /&gt;Malaikat menjawab : Tentu mereka akan lari dan ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Allah berfirman : Saksikanlah oleh mu bahwa aku telah mengampunkan mereka semuanya. Malaikat berkata : Tuhan, disitu ada orang yang bukan dari mereka hanya bertepatan ada keperluan maka ia datang ke situ. Tuhan menjawab : Ia termasuk dalam golongan itu, karena ia tidak akan kecewa duduk bersama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;- Kisah ini diambil dari hadits Qudsyi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary, dan Imam Muslim dari Abu Hurairah ra.&lt;br /&gt;- Keutamaan orang-orang yang berzikir kepada Allah, dosa mereka akan diampuni oleh nya.&lt;br /&gt;- Orang yang berkumpul dengan orang-orang yang berzikir kepada Allah, itupun akan diampuni dosanya, sekalipun ia tidak turut berzikir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-611128083548386?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/611128083548386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/keutamaan-zikir-kepada-allah.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/611128083548386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/611128083548386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/keutamaan-zikir-kepada-allah.html' title='KEUTAMAAN ZIKIR KEPADA ALLAH'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-9193172528752494129</id><published>2009-07-19T22:10:00.000+07:00</published><updated>2009-07-19T22:26:27.782+07:00</updated><title type='text'>KESEDERHANAAN UTBAH BIN GHOZWAN</title><content type='html'>Ketika Utbah bin Ghozwan menjabat sebagai gubernur Bashrah, dia pernah berkata&lt;br /&gt;"Sungguh dunia telah akan habis dan rusak, berjalan terus dengan cepat, tiada sisa dari padanya melainkan sebagai sisa minuman dalam cerek yang dituangkan oleh yang punya. Dan kamu bakal kembali dari padanya ke tempat yang tiada habisnya, maka kembalilah kamu dengan sebaik-baik bekal yang ada padamu, karena telah dikabarkan bahwa, kalau sebuah batu dilemparkan kedalam jahanam, maka menyelam hingga tujuh tahun sebelum sampai kedasarnya.&lt;br /&gt;Demi Allah Neraka itu akan dipenuhi, apakah kamu heran?....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dikabarkan kepada kami bahwa antara dua ambang pintu sorga seluas perjalanan empat puluh tahun, tetapi akan terjadi pada suatu hari ia sesak oran berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu ketika kami masih bertujuh dari tujuh orang bersama Rasulallah saw, tidak mendapat makanan melainkan daun-daun pepohonan sampai bibir-bibir kami luka, saya memotong selembar kain untuk kami pakai sebagai sarung saya dan Sa'ad bin Malik. Tetapi kini tiada seorang diantara kami melainkan telah menjadi gubernur disuatu daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berlindung kepada Allah, jangan sampai saya dalam pandangan diriku besar, tetapi kecil dalam pandangan Allah...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;-Kisah ini diambil dari A-tsar yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Khalid bin Umar Al-'adawy.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-9193172528752494129?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/9193172528752494129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/kesederhanaan-utbah-bin-ghozwan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/9193172528752494129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/9193172528752494129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/kesederhanaan-utbah-bin-ghozwan.html' title='KESEDERHANAAN UTBAH BIN GHOZWAN'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-5764958170693052264</id><published>2009-07-19T17:10:00.000+07:00</published><updated>2009-07-19T17:28:56.984+07:00</updated><title type='text'>MASUK SORGA TANPA HISAB</title><content type='html'>Disalah satu kesempatan Rasulallah saw mengatakan : Telah ditampakan kepada ku keadaan ummat yang terdahulu, saya melihat ada Nabi yang disertai oleh pengikutnya, yang sedikit, dan ada Nabi yang hanya disertai oleh satu dan dua orang saja, bahkan ada Nabi yang tidak punya pengikut sama sekali, tiba-tiba ditampakan kepadaku rombongan yang besar, saya mengira bahwa itu adalah ummatku, lalu aku dikatakan padaku bahwa itu adalah ummat Nabi Musa as bersama kaum nya. Aku diperintahkan untuk melihat keufuk kanan dan kiriku, lalu aku melihatnya, tiba-tiba saya melihat dikedua ufuk itu rombongan yang sangat besar sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dikatakan kepadaku : itulah ummatku, dan disamping mereka ada 70.000 orang yang masuk sorga tanpa hisab dan tanpa disiksa. Lalu Rasulallah sawmasuk kerumahnya, maka orang-orang sama membicarakan tentang orang-orang yang masuk sorga tanpa hisab itu. Ada yang berpendapat : mungkin mereka adalah orang-orang yang terlahir dalam Islam dan tidak pernah mempersekutukan Allah. Dan pendapat-pendapat yang lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulallah kembali dan bertanya : Apakah yang sedang kalian bicarakan? Lalu mereka memberitahukan kepada beliau pembicaraan mereka.Maka Rasulallah saw bersabda : Mereka adalah orang yang tak pernah menjampi dan dijampikan, tidak mau menebak Nasib dengan perantara burung dan terhadap Allah senantiasa selalu bertawakal. Llau Ukasyah bin Mihsan berkata: Ya Rasulallah, do'akan saya semoga saya termasuk salah satu diantara mereka. Beliau menjawab : Kamu termasuk mereka. Kemudian ada orang lain berdiri dan berkata : Do'akan saya semoga saya termasuk mereka. Beliau menjawab : Kamu telah kedahuluan Ukasyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;- Kisah ini diambil dari hadits Nabi saw yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhary Dan Imam Muslim dari Ibnu Abbas ra.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-5764958170693052264?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/5764958170693052264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/masuk-sorga-tanpa-hisab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/5764958170693052264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/5764958170693052264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/masuk-sorga-tanpa-hisab.html' title='MASUK SORGA TANPA HISAB'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-5772545611448720143</id><published>2009-07-19T16:52:00.000+07:00</published><updated>2009-07-19T17:07:47.966+07:00</updated><title type='text'>KEKUATAN IMAN</title><content type='html'>Ketika Nabi saw kembali dari perang Dzatir Riqa', beliau berhenti disebuah hutan yang banyak pohon durinya, lalu berteduh dibawah pohon, tiba-tiba datang seorang badui Da'tsur namanya, akan membunuh nabi saw. Dengan mengacungkan pedang di muka Nabi ia berkata: Hai Muhammad, siapakah yang akan menolong mu dari pedang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab : Allah!Da'tsur gemetar dan pedangnya jatuh, lalu diambil oleh Nabi saw pedang itu dan mengacungkan kearah Da'tsur seraya berkata: sekarang siapa yang akan menolong mu dari pedang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab : Jadilah engkau, sebaik-baik orang yang membalas budi. Lalu nabi saw bertanya : sukakah kau jika bersyahadat bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan saya adalah utusan Allah? Da'tsur menjawab: tidak. Tetapi saya berjanji tidak akan memerangi dan tidak pula membantu pada orang yang memerangi, lalu Nabi saw melepaskannya. Kemudian D'tsur kembali kepada kaumnya, lalu berkata kepada mereka : Saya baru saja datang dari seorang manusia yang paling baik (Nabi saw).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;- Kisah ini ini diambil dari hadits nabi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Jabir ra.&lt;br /&gt;- Kekuatan dan keyakinan Nabi saw kepada Allah swt dalam keadaan sedemikian rupa, dimana biasanya orang merasa tidak yang dapat membela kecuali belas kasih dari orang yang berbuat jahat dan lupa bahwa Allah kuasa dan mampu untuk menghindarkan bahaya itu dari dirinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-5772545611448720143?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/5772545611448720143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/kekuatan-iman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/5772545611448720143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/5772545611448720143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/kekuatan-iman.html' title='KEKUATAN IMAN'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-4546943196748703678</id><published>2009-07-07T23:39:00.000+07:00</published><updated>2009-07-07T23:48:38.475+07:00</updated><title type='text'>PERCAKAPAN MUSA DENGAN TUHAN</title><content type='html'>Musa as : Oh tuhan, ajarilah kami sesuatu yang dapat kami pakai untuk berzikir dan berdo'a kepada engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : Ucapkanlah, Laa Ilaaha Illallaah hai Musa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa as : Oh Tuhan, semua hamba Mu telah mengucapkan kalimat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : Hai Musa, andaikan langit yang tujuh beserta seluruh penghuninya selain aku, dan bumi yang tujuh ditimbang dengan Laa Ilaaha Illallaah, niscaya masih berat Laa Ilaaha Illallaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;&gt;Kisah ini diambil dari hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam Al Hakim dari Abi Sa'id Alkhudriyyi ra.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-4546943196748703678?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/4546943196748703678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/percakapan-musa-dengan-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4546943196748703678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4546943196748703678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/percakapan-musa-dengan-tuhan.html' title='PERCAKAPAN MUSA DENGAN TUHAN'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-2392974304590118155</id><published>2009-07-07T23:25:00.000+07:00</published><updated>2009-07-07T23:35:39.062+07:00</updated><title type='text'>KEJUJURAN</title><content type='html'>Seseorang membeli tanah dari temannya, lalu pembeli itu menemukan dalam tanag itu sebuah kuali yang berisi emas, maka ia membawa emas itu kepada penjual tanah dan berkata: Ambilah emas ini, saya hanya membeli tanah dan tidak membeli emas darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si penjual menjawab : saya telah menjual kepadamu tanah dan apa yang ada didalamnya.&lt;br /&gt;kemudian keduanya pergi kepada seorang hakim. Lalu hakim bertanya: Apakah kamu berdua mempunyai anak? Seorang menjawab: saya mempunyai anak laki-laki. lalu orang kedua menjawab: saya mempunyai anak perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian hakim berkata: kawinkan anak laki-laki itu dengan anak perempuan, dan belanjakan emas itu untuk kepentingan keduanya. Maka keduanya menerima putusan hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;&gt;Kisah ini diambil dari hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abu hurairah ra.&lt;br /&gt;&gt;Kejujuran yang seperti itu jarang dijumpai dizaman sekarang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-2392974304590118155?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/2392974304590118155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/kejujuran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/2392974304590118155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/2392974304590118155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/kejujuran.html' title='KEJUJURAN'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-6221248866613517262</id><published>2009-07-07T15:54:00.000+07:00</published><updated>2009-07-07T16:06:22.363+07:00</updated><title type='text'>PEREMPUAN SORGA</title><content type='html'>Ibnu Abbas ra berakta kepada Atha' bin Rabah: Maukah aku tunjukan kepadamu seorang perempuan ahli sorga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia Menjawab: Mau&lt;br /&gt;Kemudian Ibnu Abbas berkata: itu dia orangnya sambil menunjuk kepada seorang perempuan hitam. lalu Ibnu Abbas melanjutkan ceritanya: perempuan itu pernah datang kepada rasulullah saw seraya mengatakan: Ya Rasulullah saya berpenyakit "ayan" hingga aurat saya terbuka apabila penyakit itu kambuh, maka do'akanlah saya agar sembuh dari penyakit saya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw menjawab: jika kamu mau bersabar, kamu akan mendapat sorga, dan jika kamu tetap minta saya do'akan, saya pun tidak keberatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permpuan itu menjawab: saya sabar ya Rasulullah, tetapi do'akan supaya aurat saya tidak sampai terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;&gt;Kisah ini diambil dari hadfits nabi saw yang diriwayatkan oelh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Atha' bi Rabah ra.&lt;br /&gt;&gt;Boleh minta dido'akan kepada para ulama atau orang-orang yang shahih.&lt;br /&gt;&gt;Bersabar terhadap Musibah yang sedang dihadapi lebih baik ketimbang minta dihilangkanya musibah kepada Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-6221248866613517262?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/6221248866613517262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/perempuan-sorga.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/6221248866613517262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/6221248866613517262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/perempuan-sorga.html' title='PEREMPUAN SORGA'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-8665025268920629027</id><published>2009-07-07T15:22:00.000+07:00</published><updated>2009-07-07T15:49:57.741+07:00</updated><title type='text'>SANG PEMBUNUH</title><content type='html'>Zaman dahulu sebelum diutusnya nabi Muhahammad saw ada seorang yang sangat berperilaku kejam yaitu seseorang yang telah membunuh orang sebanyak 99 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seiring perjalanan waktu ia pun ingin bertaubat, maka ia bertemu dengan seorang rahib dan iapun bertanya: Masih terbukakah pintu taubat untuk ku hai rahib?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rahib menjawab : dengan apa yang telah kau perbuat maka sudah tertutup pintu taubat untukmu. Lalu di bunuhnya rahib tersebut hingga genaplah 100 orang yang telah dibunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia mencari sesorang yang tepat untuk ia bertanya, bertemulah ia dengan seorang ulama dan iapun bertanya: wahai saudaraku apakah masih terbuka pintu taubat untuk orang seperti aku yang telah membunuh 100 orang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Ulama menjawab: Masih saudaraku, dengan syarat kau harus pergi kedusun itu.&lt;br /&gt;Kenapa aku harus kesana wahai saudra kata pembunuh itu. dijawab oleh ulama: karena dusun itu banyak orang-orang yang taat dan beribadah kepada allah, maka beribadahlah kamu seperti mereka dan jangan sekali-kali kamu kembali lagi kedusun mu karena disana banyak sekali orang -orang yang jadi penjahat, hingga engkau aman tak akan terpengaruh lagi pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu iapun berangkat menuju dusun yang ditunjuk kan oleh sang ulama itu, tatkala dalam perjalanan ia terserang penyakit perut, hingga ia tak kuat lagi menahan rasa sakitnya hingga iapun menghembuskan nafas terakhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka turunlah malaikat rohmat dan malaikat azab dengan silang pendapat bahwa orang ini akan di azab karena belum pernah berbuat kebaikan, tetapi malaikat rohmat berkata: bahwa orang ini dengan kesungguhan hatinya ingin bertobat kepada Allah, maka datanglah malaikat dalam ujud manusia. Lalu kedua malaikat yang bertengkar itu menjadikan malaikat dalam ujud manusia ini menjadi hakim untuk memberikan keputusan terhadap perkara yang sedang mereka ributkan. Kemudian orang itu berkata : Ukur saja antara dua dusun yang ditinggalkan dan yang dituju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kemana ia lebih dekat masukanlah ia kedalam golongan orang sana. Lalu diukurlah dan didapatkan bahwa lebih dekat kedusun tempat orang-orang yang taat selisih dari kedua dusun itu kira-kira sejenkal lebih ke dusun orang-orang yang taat, maka malaikat rohmatlah yang berhak membawa ruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;&gt;Kisah ini diambil dari hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abi Said bin Malik bin Sinan Alkhudriyyi ra.&lt;br /&gt;&gt;Pintu taubat tak akan pernah tertutup, bagaimanapun besarnya dosa seseorang, kalau ia mau bertaubat dengan taubatan nasuha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-8665025268920629027?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/8665025268920629027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/sang-pembunuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/8665025268920629027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/8665025268920629027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/sang-pembunuh.html' title='SANG PEMBUNUH'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-4884134423858259769</id><published>2009-07-06T16:44:00.000+07:00</published><updated>2009-07-06T16:52:25.630+07:00</updated><title type='text'>Rahasia Sukses yang diberkahi Allah</title><content type='html'>Kisah ini saya dapat dari sahabat saya karena saya lihat dan renungkan maka cerita ini wajib saya sebarkan agar menjadi renungan dan dapat bermanfaat bagi pembaca blog ini, inilah ceritanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAHASIA PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.&lt;br /&gt;Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah." &lt;br /&gt;Beliau mengambil napas sejenak.&lt;br /&gt;RAHASIA KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAHASIA KETIGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, " begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga" , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAHASIA KEEMPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEDAHSYATAN SEDEKAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian mereka bertanya, 'Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab, 'Ada, yaitu besi'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para malaikat pun kembali bertanya, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab, 'Ada, yaitu api'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya kembali para malaikat, 'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab, 'Ada, yaitu air'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?' tanya para malaikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah pun menjawab, 'Ada, yaitu angin'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya para malaikat bertanya lagi, 'Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Mahakaya menjawab, 'Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya' ." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Kisah ini saya dapat dari sahabat saya Saunan Uung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-4884134423858259769?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/4884134423858259769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/rahasia-sukses-yang-diberkahi-allah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4884134423858259769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4884134423858259769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/rahasia-sukses-yang-diberkahi-allah.html' title='Rahasia Sukses yang diberkahi Allah'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-1762870489345130795</id><published>2009-07-03T16:25:00.001+07:00</published><updated>2009-07-03T16:27:29.213+07:00</updated><title type='text'>GAMBAR KARTU UCAPAN MOTIF KALIGRAFI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3O1aoV7YI/AAAAAAAAACk/16bvLFZuXZo/s1600-h/kal_maasya_brown.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 278px; height: 371px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3O1aoV7YI/AAAAAAAAACk/16bvLFZuXZo/s400/kal_maasya_brown.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354162949090307458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3OtRzKSdI/AAAAAAAAACc/iF89agnGABA/s1600-h/kal_hikmah_ifyouthankful.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3OtRzKSdI/AAAAAAAAACc/iF89agnGABA/s400/kal_hikmah_ifyouthankful.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354162809280809426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3Olt9OUJI/AAAAAAAAACU/v3DZ9dvWcCE/s1600-h/kal_bismillah_id.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3Olt9OUJI/AAAAAAAAACU/v3DZ9dvWcCE/s400/kal_bismillah_id.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354162679400255634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-1762870489345130795?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/1762870489345130795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-motif-kaligrafi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/1762870489345130795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/1762870489345130795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-motif-kaligrafi.html' title='GAMBAR KARTU UCAPAN MOTIF KALIGRAFI'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3O1aoV7YI/AAAAAAAAACk/16bvLFZuXZo/s72-c/kal_maasya_brown.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-2587868572465172659</id><published>2009-07-03T16:20:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T16:23:37.586+07:00</updated><title type='text'>GAMBAR KARTU UCAPAN TAHUN BARU ISLAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3N87vr-iI/AAAAAAAAACM/1E-sfBGaboQ/s1600-h/iny_moonphase2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3N87vr-iI/AAAAAAAAACM/1E-sfBGaboQ/s400/iny_moonphase2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354161978726939170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3NuFW8fBI/AAAAAAAAACE/Wg1NdaT56Xg/s1600-h/general_kulluam_mawar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3NuFW8fBI/AAAAAAAAACE/Wg1NdaT56Xg/s400/general_kulluam_mawar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354161723609480210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3NmjIpsvI/AAAAAAAAAB8/gGZK_NjA8HM/s1600-h/general_kulluam_bluesky.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3NmjIpsvI/AAAAAAAAAB8/gGZK_NjA8HM/s400/general_kulluam_bluesky.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354161594163639026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-2587868572465172659?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/2587868572465172659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-tahun-baru-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/2587868572465172659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/2587868572465172659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-tahun-baru-islam.html' title='GAMBAR KARTU UCAPAN TAHUN BARU ISLAM'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3N87vr-iI/AAAAAAAAACM/1E-sfBGaboQ/s72-c/iny_moonphase2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-6941083693410833224</id><published>2009-07-03T16:15:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T16:17:35.623+07:00</updated><title type='text'>GAMBAR KARTU UCAPAN IBADAH HAJI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MfFqSmyI/AAAAAAAAAB0/WLPU4KcYlH4/s1600-h/hajj_wishinghand.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MfFqSmyI/AAAAAAAAAB0/WLPU4KcYlH4/s400/hajj_wishinghand.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354160366480956194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MYCXBLKI/AAAAAAAAABs/FaqxPW9GisA/s1600-h/hajj_satutujuan_id.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MYCXBLKI/AAAAAAAAABs/FaqxPW9GisA/s400/hajj_satutujuan_id.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354160245335731362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MSijt1QI/AAAAAAAAABk/qfF0V6CYF4k/s1600-h/hajj_blessallah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MSijt1QI/AAAAAAAAABk/qfF0V6CYF4k/s400/hajj_blessallah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354160150899709186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-6941083693410833224?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/6941083693410833224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-ibadah-haji.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/6941083693410833224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/6941083693410833224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-ibadah-haji.html' title='GAMBAR KARTU UCAPAN IBADAH HAJI'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3MfFqSmyI/AAAAAAAAAB0/WLPU4KcYlH4/s72-c/hajj_wishinghand.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-131128326709682628</id><published>2009-07-03T16:06:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T16:13:50.062+07:00</updated><title type='text'>GAMBAR KARTU UCAPAN IDUL FITRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3LpFHpBvI/AAAAAAAAABc/rSBo9N_NbWY/s1600-h/fitr_masjidoctagon_id.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3LpFHpBvI/AAAAAAAAABc/rSBo9N_NbWY/s400/fitr_masjidoctagon_id.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354159438622689010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3Lg0IJV0I/AAAAAAAAABU/0d1fCB5bBVI/s1600-h/fitr_glorify.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 352px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3Lg0IJV0I/AAAAAAAAABU/0d1fCB5bBVI/s400/fitr_glorify.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354159296622450498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3K-qdQPkI/AAAAAAAAABM/TKZmbWnSZoo/s1600-h/eid_mubarak_simbul.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 276px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3K-qdQPkI/AAAAAAAAABM/TKZmbWnSZoo/s400/eid_mubarak_simbul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354158709911076418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-131128326709682628?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/131128326709682628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-idul-fitri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/131128326709682628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/131128326709682628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/gambar-kartu-ucapan-idul-fitri.html' title='GAMBAR KARTU UCAPAN IDUL FITRI'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vYUQ_p2xZj4/Sk3LpFHpBvI/AAAAAAAAABc/rSBo9N_NbWY/s72-c/fitr_masjidoctagon_id.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-4726854323443073549</id><published>2009-07-03T11:54:00.000+07:00</published><updated>2009-07-03T11:55:07.214+07:00</updated><title type='text'>DO' SEORANG IBU</title><content type='html'>Seorang ahli ibadat dari Bani Israil bernama Juraij membuat Biara untuk melakukan ibadah-ibadahnya, Kemudian ibunya memanggilnya. Juraij....Juraij, ia menjawab : Oh Tuhan, ibuku memanggil aku sedangkan aku akan melaksanakan shalat, maka ibunya pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian besoknya ibunya datang lagi dan memanggil: hai Juraij. Ia menjawab : oh Tuhan, ibuku datang dan kami hendak melakukan shalat, lalu juraij memilih melaksanakan shalat. peristiwa tersebut membuat ibunya merasa jengkel dan seraya berdo'a: Jangan dimatikan anak kami sebelum ia melihat perempuan lacur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-oarang Bani Israil menyebut-nyebut tentang Juraij dan ibadahnya, tiba-tiba datanglah seorang pelacur yang terkenal kecantikanya dan mampu menggoda kaum adam, berkatalah perempuan itu: Kalau kalian mau, saya sanggup menggugurkan ibadahnya si Juraij. Kemudian perempuan itu merayu dan menggoda Juraij. Tetapi Keimanan Juraij tetap terjaga dan perempuan lacur itu tak mampu menggoda Juraij.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipu Muslihat perempuan itu untuk memfitnah Juraij, perempuan tersebut berzina dengan seorang pengembala yang tinggal dekat biara nya Juraij, dan akibat dari itu perempuan tersebut hamil dan setelah ia melahirkan anaknya, iapun berkata dengan menebarkan fitnah bahwasanya anak yang dilahirkanya adalah hasil perbuatan Jurai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang disekitar tempat tinggal Juraij pun termakan oleh fitnah perempuan lacur itu sehingga meledak lah amarah orang-orang tersebut mereka memukuli Juraij beramai-ramai kemudian biaranya pun dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Juraij bertanya: Mengapa kalian melakukan itu semua terhadap aku, Apa salahku?&lt;br /&gt;Mereka menjawab: Kamu telah berzina dengan perempuan ini hingga ia melahirka anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Juraij bertanya: Aku ingin tahu dimanakah bayinya sekarang?&lt;br /&gt;Mereka menyerahkan bayi itu kepada Juraij.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Juraij mendekati bayi itu seraya menekan perut bayi itu dengan jari-jarinya sambil berkata : siapakah ayahmu? ajaib bayi itu bisa menjawab dan berkata: Ayahku adalah seorang pengembala dan kalian pun tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka menyasikan dan mendengar jawaban bayi itu maka sadarlah orang-orang yang telah menganiaya Juraij. Dengan rasa bersalah mereka menawarkan apabila Juraij mau akan dibangun biaranya dengan emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Juraij menjawab : Tidak, tidak perlu saudaraku kembalikan saja seperti sebelumnya, kemudian biaranya pun dibangun kembali, sehingga Juraij dapat beribadah kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;-Kisah diatas diangkat dari hadist nabi muhammad saw diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abu Hurairah ra.&lt;br /&gt;-Do'a seorang ibu terhadap anaknya sangatlah mustajab, oleh sebab itu anak wajib patuh dan hormat terhadap ibunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-4726854323443073549?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/4726854323443073549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/do-seorang-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4726854323443073549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/4726854323443073549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/do-seorang-ibu.html' title='DO&apos; SEORANG IBU'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-8311500847438570799</id><published>2009-07-02T22:22:00.000+07:00</published><updated>2009-07-02T22:23:56.292+07:00</updated><title type='text'>JANGAN MEMINTA</title><content type='html'>Disuatu hari Hakim bin Hizam meminta uang belanja kepada nabi Muhammad saw, lalu ia diberinya. Kemudian ia meminta lagi, lalu diberinya lagi oleh nabi sambil berkata padanya : wahai Hakim, sesungguhnya harta itu sangat manis, maka barang siapa yang mengambil harta itu dengan kelapangan hati niscaya ia diberkati, dan barang siapa yang mengambil denngan serakah maka ia kehilangan berkah seperti orang yang makan tidak kunjung kenyang (ketahuilah) tangan yang diatas lebih baik dari tangan yang dibawah. Lalu Hakim berkata : Ya Rasulullah, demi Allah yang telah mengutusmu dengan Haq, kami tidak akan menerima pemberian apapun dari seseorang sepeninggalmu, hingga kami meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Bakar ra menjadi khalifah Hakim dipanggil untuk menerima uang santunan dari baitul mal ia menolak dan tidak mau menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupula ketika Umar bin Khatab ra menjadi khalifah iapun menolak santunan yang diberikan oleh khalifah kepadanya. Lalu Umar bin Khatab ra berbicara didepan rakyat :wahai kaum muslimin, kalian telah menyaksikan sendiri bahwa kami telah memanggil Hakim untuk mengambil haqnya yang telah ditetapkan oleh Allah, tetapi ia menolak dan tidak mau menerima.&lt;br /&gt;Dan Hakim bin Hizam memang selalu menolak menerima pemberian dari seseorang setelah nabi meninggal dunia dan samapai Hakim menutup mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;-Kisah ini diambil dari hadist nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Hakim Bin Hizam ra.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-8311500847438570799?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/8311500847438570799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/jangan-meminta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/8311500847438570799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/8311500847438570799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/jangan-meminta.html' title='JANGAN MEMINTA'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1914198086147620157.post-6195879173934950950</id><published>2009-07-02T22:20:00.000+07:00</published><updated>2009-07-02T22:21:57.923+07:00</updated><title type='text'>KARENA LALAT</title><content type='html'>Lalat adalah binatang kecil dan dapat terbang, biasa hidup ditempat yang kotor karena apabila kita dihinggapi lalat atau makanan kta dihinggapi lalat serta merta kita langasung mengusirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada kisah yang menceritakan bagaimana seseorang dapat masuk sorga dan ada juga yang masuk neraka dikarenakan oleh lalat. Pada satu kesempatan Rasulullah saw mengatakan kepada para sahabat : Ada seorang laki-laki masuk sorga karena lalat dan ada seorang laki-laki lagi yang masuk neraka yang disebabkan oleh lalat juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sahabat bertanya : Bagaimana itu bisa terjadi ya rasulullah?&lt;br /&gt;Rasulullah menjawab : Ada dua orang lewat disalah satu kaum yang mempunyai berhala dan kaum itu melarang siapa saja untuk meneruskan perjalanan sebelum ia mengorbankan sesuatu untuk berhala tersebut. Mereka berkata pada salah seorang diantara keduanya : Sembelilah qurban! kemudian ia menjawab : kami tak punya qurban.&lt;br /&gt;kemudian mereka berkata lagi : sembelih qurban walau hanya seekor lalat. Lalu ia menyembelih seekor lalat. Maka mereka memberi izin untuk melewati meneruskan perjalanan. Dan orang inilah yamg masuk neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang kedua pun diperintahkan untuk menyembelih qurban, kemudia dijawab : Aku tak akan menyembelih qurban kepada siapapun, dan aku akan menyembelih qurban karena perintah allah azza wa jalla. Lalu orang-orang penyembah berhala tersebut memenggal leher orang kedua tersebut. Dan orang inilah yang masuk kedalam sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;-Kisah ini diangkat dari hadist nabi Muhammad saw yang diriwatkan oleh Imam Ahmad dan Tharig bin Syihab.&lt;br /&gt;-Berqurbanlah selain kepada allah hukum nya syirik.&lt;br /&gt;-Pertahankanlah keyakinan dan iman kita kepada Allah agar tidak terjerumus dalam perbuatan musyrik. Walau tidak terlepas dari resikonya yang akan kita tanggung dan itu wajib kita terima.&lt;br /&gt;Tidak boleh tidak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1914198086147620157-6195879173934950950?l=kisahpenyejukhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/feeds/6195879173934950950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/karena-lalat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/6195879173934950950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1914198086147620157/posts/default/6195879173934950950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kisahpenyejukhati.blogspot.com/2009/07/karena-lalat.html' title='KARENA LALAT'/><author><name>Al Firmansyah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08357973669858095632</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
