7.07.2009

SANG PEMBUNUH

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Zaman dahulu sebelum diutusnya nabi Muhahammad saw ada seorang yang sangat berperilaku kejam yaitu seseorang yang telah membunuh orang sebanyak 99 kali.

Tetapi seiring perjalanan waktu ia pun ingin bertaubat, maka ia bertemu dengan seorang rahib dan iapun bertanya: Masih terbukakah pintu taubat untuk ku hai rahib?

Kemudian Rahib menjawab : dengan apa yang telah kau perbuat maka sudah tertutup pintu taubat untukmu. Lalu di bunuhnya rahib tersebut hingga genaplah 100 orang yang telah dibunuhnya.

Kemudian ia mencari sesorang yang tepat untuk ia bertanya, bertemulah ia dengan seorang ulama dan iapun bertanya: wahai saudaraku apakah masih terbuka pintu taubat untuk orang seperti aku yang telah membunuh 100 orang?

Kemudian Ulama menjawab: Masih saudaraku, dengan syarat kau harus pergi kedusun itu.
Kenapa aku harus kesana wahai saudra kata pembunuh itu. dijawab oleh ulama: karena dusun itu banyak orang-orang yang taat dan beribadah kepada allah, maka beribadahlah kamu seperti mereka dan jangan sekali-kali kamu kembali lagi kedusun mu karena disana banyak sekali orang -orang yang jadi penjahat, hingga engkau aman tak akan terpengaruh lagi pada mereka.

Lalu iapun berangkat menuju dusun yang ditunjuk kan oleh sang ulama itu, tatkala dalam perjalanan ia terserang penyakit perut, hingga ia tak kuat lagi menahan rasa sakitnya hingga iapun menghembuskan nafas terakhirnya.

Maka turunlah malaikat rohmat dan malaikat azab dengan silang pendapat bahwa orang ini akan di azab karena belum pernah berbuat kebaikan, tetapi malaikat rohmat berkata: bahwa orang ini dengan kesungguhan hatinya ingin bertobat kepada Allah, maka datanglah malaikat dalam ujud manusia. Lalu kedua malaikat yang bertengkar itu menjadikan malaikat dalam ujud manusia ini menjadi hakim untuk memberikan keputusan terhadap perkara yang sedang mereka ributkan. Kemudian orang itu berkata : Ukur saja antara dua dusun yang ditinggalkan dan yang dituju.

Maka kemana ia lebih dekat masukanlah ia kedalam golongan orang sana. Lalu diukurlah dan didapatkan bahwa lebih dekat kedusun tempat orang-orang yang taat selisih dari kedua dusun itu kira-kira sejenkal lebih ke dusun orang-orang yang taat, maka malaikat rohmatlah yang berhak membawa ruhnya.

Kesimpulan :
>Kisah ini diambil dari hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhary dan Imam Muslim dari Abi Said bin Malik bin Sinan Alkhudriyyi ra.
>Pintu taubat tak akan pernah tertutup, bagaimanapun besarnya dosa seseorang, kalau ia mau bertaubat dengan taubatan nasuha.

Artikel Terkait:

Ditulis Oleh : Al Firmansyah ~Kisah Penyejuk Hati

Kisah Penyejuk Hati Artikel SANG PEMBUNUH ini diposting oleh Al Firmansyah pada hari 7.07.2009. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...